Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Sebuah Karya, Memperoleh Beasiswa ke Prancis

Senin 23 april 2012 fakultas usuluddin UIN sunan kalijaga mengadakan bedah buku Teologi Negatif Ibnu Arabi yang bertempat di teatrikal perpustakaan UIN sunan kalijaga, yang di hadiri langsung oleh penulisnya sendiri dan dua narasumber yaitu A.M Sofwan (direktur Rausyan Fikr) dan Dr. JB Heru Prakoso SJ. yang mengkaji langsung semua isi buku secara tuntas. Bedah buku ini di dasarkan pada kegelisahan mahasiswa usuluddin yang sangat semangat mengetahui apa dan bagaimana teologi negatif ibnu arabai itu sendiri.

Dalam bedah buku tersebut mahasiswa mencoba untuk menelaah secara mendalam agar penegtahuannya menjadi lebih mendalam untuk mengetahui isi buku yang di karang oleh Muhammad al-fayyadl. Penulis buku tersebut merespon baik terhadap mahasiswa yang mendesak untuk di adakannya bedah buku teologi negatif ibnu arabi. Karena dari sejarah di terbitkannya buku itu berawal dari tugas akhir untuk mendapakan gelar S1.

Penulis buku tersebut menyarankan atau menghimbau terhadap mahasiswa agar lebih dalam lagi untuk mengkaji apa yang ada dalam buku tersebut. Supaya pengetahuan terhadap teologi tidak sekedar dalam karangannya.

Mahmudin Hasan Ketua panitia bedah buku mengatakan bahwasanya bedah buku teologi negatif ibnu arabi sangat bagus sebab buku tersebut di tulis oleh seorang ilmuan muda yang sangat kritis. Dan teman-teman panitia sangat bangga dengan di adakannya acara ini.

Dalam beberapa hari yang silam semua panitia mengkaji isi buku yang selama ini menjadi perbincangan sebab tak banyak mahasiswa yang menerbitkan bukunya dari hasil tugas ahir kuliah (skripsi). Maka dengan asal mula di terbitkannya buku tersebut mahasiswa menjadi tertarik untuk mempelajarinya.

Tanggapan dari mahasiswa terhadap buku tersebut sangat senang karena isi buku yang sangat mudah di pahami untuk para mahasiswa usuluddin. Dari aspek lain penulis menawarkan berbagai hal yang berbeda di antaranya, sudut pandang yang berbeda dalam pembahasan buku tentang teologi tutur ketua panitia.

Hasil dari bedah buku tersebut sangat banyak sekali. Di antaranya memberikan motifasi bagi mahasiswa yang aktif dalam kuliah agar skripsi yang akan di ajukan untuk tugas akhir, bisa di terbitkan menjadi sebuah buku. Dan mahasiswa menjadikan buku tersebut menjadi acuan untuk bahan diskusi sehari-hari serta mahasiswa bisa mengaca pada Muhammad Al-fayydl si penulis buku. Sebab dengan menulis buku tersebut penulis mendapatkan beasiswa S2 di prancis.

Muhmudin hasan menyarankan agar mahasiswa tetap eksis dalam berkarya dan tidak mudah patah semangat untuk menjadikan skripsi sebagai awal untuk membuat sebuah buku yang spektakuler. Dan mahasiswa harus menunjukkan bahwa sifat akademisnya tetap tertanam dalam benaknya.

Supriadi mahasiswa usuluddin asal madura mengatakan, saya sangat bangga dengan hadirnya buku teologi negatif ibnu arabi. Sebab saya menjadi semangat untuk lebih mendalam lagi dalam mempelajari teologi-teologi yang ada dari pemikiran semenjak dahulu hingga kini.

Saya menyarankan terhadap mahasiswa agar supaya tetap semangat dalam menekuni bidang-bidangnya masing-masing terutama mahasiswa fakultas usuluddin. Agar menjadi mahasiswa yang linear dalam menjalani masa pendidikannya.

Harapannya terhadap penulis, supaya mengarang buku yang lebih spektakuler. Agar menjadi panutan mahasiswa usuluddin itu sendiri.

 Sepintas Tentang Isi Buku

 “… Aku mencintai, namun aku tak tahu siapa yang ku cintai.”   Jika Nietzsche dikenal dengan aforisma, dalam pelbagai karyanya, maka Ibn ‘Arabi di kenal dengan syairnya. Salah satunya adalah seperti di atas, yang-ironisnya-menjadi pijakan fundamental dan mendasar untuk memahami kompleksitas pemikiran Ibnu ‘Arabi mengenai Tuhan. Sya’ir tersebut muncul ketika Ia, Ibn ‘Arabi, berada dalam fase fatrah dalam perjalannya mengenal Tuhan. Fatrah berarti fase dimana para salik merasa genting dan menyakitkan karena Tuhan yang ia cintai telah meninggalkan dirinya. Fase ini lumrah, dalam artian bahwa semua salik dalam usaha mendekatkan dan mengenal Tuhan akan mengalami keterasingan dariNya.

Adalah merupakan waktu paling menakutkan, bila fase fatrah ini menghampiri. Karena, di samping si salik mencoba untuk inferior dari dunia beserta isinya, masih saja ia diterpa bergulung-gulung ombak menakutkan; kehilangan akan Tuhan dalam suatu waktu!

Pengalaman religius seperti itu kemudian disadari Ibn ‘Arabi lalu, dijadikan sebagai konsep filosofisnya mengenai Tuhan. Bahwa manusia ada dalam posisi antara usaha penyerupaan (tasybih) dan penolakan (tanzih) untuk mengetahui Tuhan. Jadi, sejauh apa pun bentuk usahanya maka, manusia berada dalam ketegangan-antara  tasybih dan tanzih.

Konfliknya adalah, apakah ketegangan tasybih dan tanzih ini berkonseksensi arbitrer dengan analogi dalam konsep daur dan tasalsul; sehingga, bahwa, usaha si salik merupakan niscaya sia-sia? Nah, inilah menariknya untuk membaca tuntas isi buku Muhammad Al-Fayyadl ini!



Merindukan Sistem Politik Demokrasi HOS Tjokroaminoto

Di era demokratisasi kontemporer ini, Indonesia menempati posisi yang unik sebagai Negara yang berpenduduk mayoritas muslim dan berhasil memabangun sistem demokrasi yang stabil dan efektif. Posisi Indonesia ini memang sangat unik, karena hingga saat ini politik-demokrasi sering di anggap sebagai sesuatu yang unik di dunia islam. Para Ilmuan politik demokrasi bahkan sering menunjuk dunia islam sebagai tanah tandus bagi demokrasi lebih parah lagi, bagi orang barat bahkan sebagian orang islam sendiri, istilah “demokrasi” seringkali di identikkan dengan sistem politik anti islam, dan islam di pahami sebagai sistem anti demokrasi. Namun hal ini tidak berlaku di Indonesia. Berbeda dengan di tempat yang lain, di Indonesia justru menjadi pupuk bagi suburnya demokrasi di taman politik.

Lebih menarik pula bahwa Indonesia bukan hanya Negara Muslim yang berhasil membangun sistem politik demokrasi, namun demokrasi yang berkembang di Indonesia adalah hasil kerja umat islam. Aktor yang paling berjasa yang merintis dan menegakkan demokrasi di Indonesia saat ini adalah adalah tokoh dan organisasi islam. Bahkan kalau di teliti ulang, prestasi para tokoh politik muslim di Indonesia dalam membangun politik demokrasi memiliki sejarah lebih panjang lagi, yaitu era Sarekat Islam di awal abad XX. Organisasi inilah yang menjadi tonggak peralihan perjuangan kepentingan politik umat islam dari era tradisional yang sporadis dan bertumpu pada tokoh individual, menuju era modern yang berbasis lembaga.

Perubahan pola perjuangan politik islam dari pola tradisional yang mengacu pada individu menjadi pola lembaga yang berbasis keompetensi dan tugas serta memiliki pengaruh yang sangat signifikan. Pertama pola lembaga memungkinkan pastisipasi rakyat banyak, dan bukan hanya kalangan elit. Kedua terbukanya partisipasi publik dalam perjuangan politik menjadikan perjuangan politik islam lebih efektif, berjangkauan luas dan berkesinambungan.

Dan tonggak perubahan yang lahirkan oleh sarekat Islam tidak lepas dari tokoh utamanya, yang menjadi pelopor perkembangan politik islam menjadi politik demokrasi berbasis kelembagaan, yaitu HOS Tjokroaminoto. Ia adalah tokoh sentral sarekat islam, dan dengan demikian ia menjadi sosok historis yang menjadi peletak dasar politik islam yang demokratis di Nusantara. Lebih jauh lagi, di era abad XX yang di kenal dengan era kebangkitan nasional yaitu mulai tumbuhnya kesadaran akan identitas sebagai sebuah Bangsa. HOS Tjokroaminoto memberikan kontribusi besar dalam memobilisasi masyarakat di Nusantara.

Ketika saat ini kita berada dalam hiruk pikuk globalisasi yang mengkis identitas, kesadaran dan memori kolektif Kebangsaan, sejarah HOS Tjokroaminoto akan menyegarkan semangat kita akan cita-cita Kebangsaan yang semakin terlupakan. Sedangkan secara pragmatis perjuangan HOS Tjoroaminoto baik dalam membangun gerakan politik islam kebangsaan maupun dalam melawan ketidak-adilan kolonialisme dan imperialisme akan menjadi pelajaran maha penting bagi para politisi masa kini yang kebanyakan politisi otodidak, tanpa bekal ilmu pengetahuan, dan berpolitik hanya mengejar kepentingan jangka pendek.

Secara generik demokrasi adalah politik yang memiliki tiga pilar Pertama aspirasi kepentingan umum, dimana politik tidak berdasarkan kepada kepentingan elit, melainkan bermuara kepada kepentingan masyarakat banyak. Kedua aturan konstitusi, dimana proses politik tidak hanya melalui proses hukum rimba adu kekuatan, melainkan diatur dalam sistem konstitusi dan perundangan.  Yaitu bersifat meningkat kepada semua orang dan Ketiga kompromi elit, yaitu kesediaan para aktor politik untuk berunding, berkompromi dan berakomodasi kepentingan lawan politik bukan zero sum game, bukan pertarungan mati-matian dan hancur-hancuran. Sistem politik demokrasi memadukan di satu sisi semangat solidaritas dan perjuangan yang di ajarkan sosialisme, dengan semangat perdamain dan peradaban yang di ajarkan islam.

By: Umar faruq



Krisis Keadilan dan Kepatuhan

Ketidak adilan hukum di Indonesia semakin membabi buta, dengan adanya desentralisasi pengadilan tipikor, maka hakim –hakim daerah susah mendapat pengawasan dari pusat. kini Pengadilan Tipikor berada di 33 provinsi sesuai amanat Undang Undang Nomor 46 Tahun 2009 tentang Pengadilan Tipikor. Namun yang menjadi masalah di lapangan adalah sejumlah Pengadilan Tipikor memutus bebas terdakwa korupsi di beberapa daerah.

Seharusnya pengadilan tipikor yang berada di 33 provinsi mendapatkan pengawasan ekstra ketat oleh pemerintah yang berwenang, agar para koruptor-koruptor di Indonesia tidak di bebaskan begitu saja. Hal ini sangat di perihatinkan oleh masyarakat miskin karena putusan-putusannya tidak sesuai dengan norma-norma hukum yang berlaku di negeri ini.

Jika ingat kasus yang lalu, seorang nenek di tuntut 6 bulan penjara karena mencuri buah di kebun orang. Sedangkan para koruptor yang mencuri uang rakyat  di fasilitasi dan lindungi dengan pengawalan ekstra ketat dengan alasan untuk pengamanan serta dalam menghadapi kasusnya diperbanyak penyelidikan, penyidikan, membuat tuntutan, membuat dakwaan sampai akhirnya membuat palu hakim lemah. lantas apa perbedaan antara kasus pencuri buah dengan kasus korupsi? Bukankah keduanya sama-sama mencuri!

Semisal kasus pembebasan terhadap para koruptor yang di vonis bebas antara lain, Wali Kota Bekasi nonaktif Mochtar Mohammad, Bupati Subang nonaktif  Eep Hidayat dan Wakil Wali Kota Bogor Ahmad Ru’yat yang disidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung. Pengadilan Tipikor Samarinda membebaskan tujuh anggota DPRD Kutai Kartanegara nonaktif terkait kasus korupsi dana operasional APBD senilai Rp2,98 miliar. (Tribun Jakarta Edisi Petang, 1 April 2012)

Kasus pembebasan terhadap para koruptor sangatlah lumrah di Indonesia, sebab adakalanya hukum di negeri ini bisa dibeli oleh kalangan ber-uang. Disebabkan kurangnya pemantaun secara langsaung di lapangan oleh pihak berwajib. Dan memberikan keleluasaan terhadap terdakwah pencuri uang rakyat (koruptor) untuk berkeliaran serta mempermainkan hukum yang sudah jelas vonisnya.

Untuk pembebasan seorang koruptor yang sudah jelas salahnya sangat mudah ketika di bawa ke meja hijau, sebalinya kasus pencurian buah, pencurian sandal dan kasus kecil lainnya ketika di bawa ke ranah hukum sangatlah sulit untuk menyelesaikannya secara adil. Bahkan kasus-kasus kecil seperti ini menjadi olok-olakan. hal ini merupakan gambaran terburuk penegakan hukum di negara ini, dan kasus ini sangat kontras dengan kasus-kasus besar yang saat ini sedang di proses. Dalam kasus ini begitu mudah hukum ditegakkan, sementara dalam kasus-kasus besar yang menyangkut korupsi yang dilakukan para aparat negara masih terus ditunda-tunda proses hukumnya.

Kepatuhan Hukum
Prof. DR. Satjipto Raharjo, dalam bukunya “Sisi-Sisi Lain Dari Hukum di Indonesia, Penerbit Kompas, 2003”, secara tegas menyimpulkan bahwa, adanya perasaan tidak bersalah, sekalipun putusan PN dan PT telah menyatakan yang bersangkutan bersalah, merupakan preseden buruk bagi tegaknya budaya hukum di negeri ini”. Pandangan kritis pakar sosiologi hukum itu patut menjadi renungan kita bersama, sebab di dalamnya terkandung pesan yang sangat dalam mengenai perlunya kita mentradisikan budaya hukum di negeri ini, karena tanpa tertanam budaya hukum mustahil dapat ditegakkan hukum yang berkeadilan.

Kepatuhan hukum adalah kesadaran kemanfaatan hukum yang melahirkan bentuk “kesetiaan” masyarakat terhadap nilai-nilai hukum yang diberlakukan dalam hidup bersama yang diwujudkan dalam bentuk prilaku yang senyatanya patuh terhadap nilai-nilai hukum itu sendiri yang dapat dilihat dan dirasakan oleh sesama anggota masyarakat.

Apalagi masyarakat sekarang ini menjadi lebih berani tidak patuh pada hukum demi kepentingan pribadi karena hukum dalam penegakannya mereka nilai tidak mempunyai kewibawaan lagi, dimana penegak hukum karena kepentingan pribadinya pula tidak lagi menjadi penegak hukum yang baik, penegakan hukum dirasakan diskriminatif . Sehingga dalam hal ini, kesetiaan terhadap kepentingan pribadi menjadi pangkal tolak mengapa manusia atau masyarakat kita tidak patuh pada hukum.

Semoga saja pemerintahan SBY dalam masa akhir jabatannya bisa membuka mata atas ketimpangan dan kepatuhan hukum yang selama ini tidak di hiraukan oleh masyarakat serta bisa dijadikan pelajaran, bahwa penegakan hukum di Indonesia terkesan amburadul. *umar faruq

Masyarakat Kebingungan BBM

Semakin hari masyarakat Jember sangat gelisah menghadapi kehidupannya, sebab dari berbagai kebutuhan yang diperlukan masyarakat tiap harinya semakin bertambah baik sekunder maupun primer. Dua kebutuhan ini sangat mendukung terhadap pola kemajuan perekonomiannya masyarakat.

Masalahnya sekarang kejadian di Jember tentang kesulitan mencari BBM harus di perhatikan oleh pemerintah Jember sendiri soalnya dengan  kejadian tersebut dapat menimbulkan tindakan yang sangat menyengsarakan masyarakat miskin dan membuat BBM sebagai ajang bisnis yang diminati oleh masyarakat menengah keatas (penjual) untuk membeli sebanyak mungkin dan ditimbun serta dijual setelah BBM sulit ditemukan oleh masyarakat menengah ke bawah (miskin) dengan harga mahal.

Kejadian ini sudah terjadi di arjasa. Salah seorang penduduk mengisi bensin dengan cara curang yaitu dengan mengisi 15 drum ukuran 20 literan dibawa dengan pic up berwarna hitam untuk di jual kembali, hal ini menunjukkan perbuatan yang dibenci oleh masyarakat umum. Dan ini tidak hanya berulang satu kali (Jemberpost  november 2010).

Seharusnya pihak SPBU memberikan batas maksimal untuk pembelian BBM  yang menggunakan drum, soalnya kalau kesempatan yang diberikan kepada pihak pembeli yang mengunakan drum terlalu banyak maka akan menimbulkan keresahan terhadap pihak masyarakat yang membeli dengan cara eceran didesa-desa. Banyak masyarakat desa mengeluh dengan harga BBM yang melonjak tinggi dari harga semula, awalnya 5000 menjadi 7000 sampai 8000 rupiah.

Kalau melihat ekonomi masyarakat Jember kebanyakan penghasilannya menengah ke bawah, seandainya harga bensin tetap dibiarkan naik dikalangan masyarakat pedesaan maka penghasilan masyarakat akan semakin memburuk karena alat untuk bekerja sudah dibatasi dengan harga BBM yang melonjak dan sulit di dapat.

Sebagai suatu kepedulian pemerintah Jember, seharusnya bertindak cepat untuk mengatasi kelangkaan BBM agar supaya anggapan masyarakat terhadap pemerintah tidak kacau dan masyarat bisa bernyawa lega kembali dengan peristiwa yang menimpanya.

Pemerintah Jember khususnya harus mempunyai beberapa langkah yang harus direlisasikan upaya menjadikan Jember tetap terbina dengan baik sesuai dengan namanya (Jember Terbina). Pertama: Mengadakan evaluasi dengan pihak SPBU supaya masyarakat hidup tenang kembali seperti semula agar beberapa kekisruhan ditengah-tengah masyarakat tidak semakin membeludak ketengah-tengah umum pola mengantisipasi tercemarnya nama yang sudah di emban yaitu “Terbina”. Kedua: membuat batasan harga bagi pembeli yang akan dijual kembali (eceran), agar tidak terjadi penimbunan seperti kejadian kemaren. Ketiga: membuat peraturan batasan harga penjualan yang akan dijual kembali oleh pihak pedagang bensin di luar SPBU.

Dengan tiga langkah ini bisa membuat ekonomi masyarakat Jember setabil kembali karena kalau salah satunya diabaikan akan mengakibatkan kekisruhan sosial masyarakat umum

Oleh sebab itu pemerintah harus peka terhadap kemauan masyarakat dan mengabulkan apa yang di inginkannya sebab pemerintah adalah wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat.
__________
*Umar Faruq 

SEPAK BOLA INDONESIA DIAMBANG KEHANCURAN

Bagaimanakah nasib sepak bola Indosia?. Tujuan utama di laksanakannya Kongres PSSI supaya menjadikan sepak bola kita semakin maju dan menjadikan pesepak bola indonesia menjadi yang terbaik. Hal ini sangat memperihatinkan sekali, semenjak dilaksanakannya Kongres PSSI pada tanggal 20 mei 2011 memperoleh hasil terbalik yang mengakibatkan terhadap kemajuan sepak  bola Indonesia semakin memburam. Kongres tersebut merupakan awal untuk membangun suatu manajemen sepak bola yang baik dan sesuai dengan ketentuan FIFA.

Saat ini Indonesia akan menangis, diakibatkan oleh hasil Kongres yang tidak berjalan sesuai dengan apa yang di inginkan bersama. Dan hal ini sangat mempermalukan bangsa Indonesia. Pendukung sepak bola dan masyarakat pada umumnya akan bersedih dan terluka dengan kejadiaan yang menggambarkan bahwa Indoseia adalah bangsa yang kacau. Dan ini harus menjadi pelajaran bagi pembesar PSSI supaya dalam melaksanakan suatu kongres tidak terjadi kekacauan. Semangat para pemain dan seporter untuk memajukan bangsa dalam bidang sepak bola sudah cukup maksimal dan bisa dikatakan para pembesar PSSI sudah membohongi keringat yang keluar dari mereka. Para pemain kita sudah memaksimalkan untuk berlatih dan berjuang hanya untul membangkitkan skill yang ada pada jiwa muda bangsa ini.

Tanggal 20 mei 2011 adalah hal mengenaskan bagi para penggemar sepak bola, sebab kepercayaannya telah di hianati oleh para pembesar PSSI. Dan tidak menutup kemungkinan seporter sepak bola tersebut akan diam saja, mereka akan marah serta akan mengeluarkan kekesalannya dalam berbagai bentuk seperti Demo dan sebagainya. Kita sebagai pendukung sepak bola tidak berharap kejadian tersebut terjadi, sebab kalau kemarahan seporter terlaksana maka bangsa ini akan semakin buram terutama dalam dunia bola. Saat ini pemerintah harus mengantisipasi kejadian tersebut untuk mencegah kekisruhan yang akan di lakukan oleh para GIBOL (gila bola).

Sepak bola yang mencoba untuk maju akan mengalami kehancuran, terutama bagi pemain sepak bola indonesia. Kongres yang dilaksanakan pada tanggal 20 tersebut setidaknya sudah menghasilkan hal positif sebab dalam perjalanan sepak bola harus ada yang mengkordinir secara khusus. Sepak bola tanpa kordinasi khusus maka tidak bisa berlaga di papan atas karena pembesar adalah tongkat kemajuan bagi para pemuda yang ingin mengembangkan bakatnya terhusus dalam dunia sepak bila. Para penerus sudah menunggu hasil dari pada Kongres PSSI, tujuannya agar sepak bola indonesia semakin jelas dan terkordinasi dengan baik dan bisa bermain di kelas Dunia.

Dalam pada itu Kongres PSSI di hentikan, karena ulah segelintir orang yang menguslkan calon yang sudah di hapus dalam UU FIFA. Dan kemungkinan besar orang tersebut mementingkan dirinya dari daripada kepentingan masyarakat luas yang susah payah mendukung para pemain kita tercinta.

Saya sebagai seporter sepak bola indonesia sangat besedih dan tak kuat menahan kepedihan dalam hati. Sebab kepercayaan ini sudah di bohongi oleh para pembesar yang mengurus PSSI. Dan hal yang mengenaskan lagi, hari kebangkitan nasional sudah tercoreng oleh hasil Kongres PSSI yang tidak sesuai dengan aturan. Saya sangat bersedih semenjak melihat berita yang menggambarkan bahwa hasil Kongres tersebut sangat memalukan. Akankah sepak bola terus jaya?.

Saat ini berbagai praduga bermunculan bahwa sanya para sponsor akan lari dan pihak FIFA akan memberikan sangsi terhadap Timnas Indonesia memungkinkan tidak bisa bermain di SEA GAME nanti. Dalam berbagai praduga tersebut siapakah yang mau disalahkan?.praduga itu sangat memungkinkan untuk terjadi sebab para pembesar yang melaksanakan tugasnya tidak memaksimalkan dan tidak melihat kepada kepentingan publik.

PSSI bukan kepentingan pribadi, bukan kepentingan partai politik, akan tetapi PSSI adalah kepentinagan publik yang harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kalau PSSI ditarik kedalam kepentingan pribadi dan politik maka akan mengakibatkan kefatalan bagi kemajuan sepak bola Indonesia.

Sepak bola indonesia sudah menunggu detik-detik kehancuran, dan FIFA tidak akan angkat tangan dengan kejadian yang menimpa Kongres PSSI. Bagaimakah nasib para pemain kita yang selama ini sudah bersusah payah untuk berlatih hanya untuk persiapan bertanding di SEA GAME nanti?. Apakah semangat para pemain tersebut akan sirna dengan Kongres yang kacau balau itu?

Kongres PSSI menjadi pelajaran bagi pembesar-pembesar yang merasa mempunyai tanggung jawab bagi para pemain kita. Agar semangat mereka tetap seperti dulu. Dan pemerintah wajib melakukan negosiasi terhadap pihak FIFA agar Indonisia masi mempunyai kesempatan dalam bertanding di kelas Dunia.

____________________________________________________________

*Penulis: Umar Farus (Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta)

tulisan ini hanya untuk mengungkapkan kemaranan terhadap pembesar PSSI yang selama ini mengurus sepak bola indonesia

Menulis Ibarat Makan Donat

Suka Donat.!!!! yalah enak banget kan!!! begitu juga tuh ternyata mudahnya menjadi penulis semudah menyantapo Donat (Joni L. Efendi)

Dalam buku Writing Donuts, sangat jelas sekali dalam pemaparan tentang bagaimana menulis bagus dan menjadi penulis profesional. hal ini sulit untuk kita capai tak ayal bagi semua orang dalam belajar menulis sangatlah sulit, tapi dalam buku tersebut kita di ajari oleh penulis untuk menjadi seorang penulis yang hebat.

Pengarang tersebut menawarkan beberapa trik dan tips bagaimana menjadi seorang miliader dengan cara yang mudah dan tidak memakan otot. Yaitu hanya dengan menulis. Gampang khan.!!!! trik dan tips yang di tawarkan oleh pengarang buku sangat manjur tapi semuanya tergantung pada dirinya masing-masing "Joni L. Efendi"

Menjadi penulis gampang-gampang susah, Pertama: kenapa menulis di bilang gampang? karena kegiatan menulis sudah kita lakukan sejak TK dan SD bahkan sampai sekarang ita masih tetap menulis tapi kita tidak sadar dengan hal itu. tidak mungkin bagi orang yang berpendidikan tidak pernah menulis. dan menjadipenulis yang terkenal sangat gampang asakan kita tekun untuk menulis......

Buku Writing Donuts sangat pas di jadikan bahan awal untuk menulis. terutama bagi para pemula dan bagi para pemula harus tekun untuk melaitih untuk menjadi penulis profesional dan menjadi miliader. hal tersebut bisa sangat memungkinkan untuk kita terutama bagi para mahasiswa yang masih duduk di bangku kuliah agar supaya membantu dalam biaya pendidikan yang masih dian tempuh.

Joni L. Efendi sangat berapik-apik dalam memaparkan tulisannya dan menarik pembaca agar bisa menghabiskan bacaanya. buku tersebut sangt mudahuntuk di pahami dan di praktekkan supaya menjadi penulis handal. memang betul kalau kebanyakan orang mengeluh dalam belajar menulis. karena menulis itubutuh kreatifitas yang telaten dan ini juga tak terpisah dengan yang namanya proses. menurut teman-teman menulis itu tak semudah membalikkan telapak tangan. harus mengeluarkan keringat dangan mengorbankan fikiran dan membiasakan tangan untuk menulis agar tangan lebih terlatih dalam mengeluarkan ide. Selamat Mencoba.............

SEA Games di Ambang Kebingungan

SEA Games yang akan di selenggarakan pada bulan November tersebut merupakan hal yang istimewa bagi bangsa Indonesia, karena sudah di percayai menjadi tuan rumah dalam bidang olahraga di tingkat atas dan tidak banyak negara-negara besar dipercayai untuk menjadi tuan rumah. Hal ini menunjukkan bahwa negara Indonesia mempunyai kelebihan tersendiri di banding dengan negara-negara lain.

Penyelenggaraan SEA Games ke 26 sudah di depan mata, dan berbagai macam kebutuhan yang diperlukan harus di wujudkan agar supaya pelaksanaan SEA Games berjalan dengan mulus, dan sesuasi dengan apa yang diinginkan oleh penduduk indonesia dan penyelenggara SEA Games khususnya. Karena ajang itu mempertaruhkan nama baik bangsa indonesia sebagai tuan rumah pada bulan november ini.

Namun realita saat ini, persiapan SEA Games mengalami beberapa kendala. Pertama:kesiapan menjadi tuan rumah tidak di pikirkan secara matang Kedua: kesiapan gedung yang masih belum selesai secara menyeluruh. Dari dua faktor ini bisa mengakibatkan terhadap pelaksanaan ajang tersebut di undur dan tidak sesuai dengan jadwal yang di tetapkan sebelumnya. Di TV One MENPORA Andi malarangeng mengatakan “pembangunan gedung akan selesai sebelum pelaksanaan SEA Games”. Akan tetapi sampai saat ini belum terselesaikan.

Banyak penduduk bangsa ini meringis melihat bangunan yang masih dalam rehabilitas dan akan selesai dengan jangka waktu yang sangat dekat. Dan hal wajar pabila ketakutan-ketakutan itu dimiliki oleh penduduk indonesia, yang mengaku bahwa dirinya cinta terhadap bangsa ini. Dan itu merupakan kepedulian penduduk untuk terealisasinya SEA Games dengan mulus.

Kemudian pertanyaan-pertanyaan banyak bermunculan di berbagai media Cetak, Online dan Televisi. Apakah pelaksanaan SEA Games akan terealisasi sesuai dengan jadwal? Tentu jawabannya kurang meyakinkan kepada pihak-pihak yang pesimis. Sebab tempat untuk ber-ajang masih belum ada kejelasan yang menyakinkan bagi pihak-pihak tersebut. Lantas siapakah yangperlu di salahkan?

Penyelenggaraan SEA Games membutuhkan persiapan yang matang dan dana yang memumpuni apalagi sebagai tuan rumah, harus menyiapkan di jauh hari agar tidak malu terhadap negara-negara lain. Pepatah mengatakan “ tak semudah membalikkan telapak tangan”. Buktinya indonesia saat ini kebingungan mulai dari masalah Korupsi, hingga pembangunan gedung SEA Games yang belum terselesaikan sampai saat ini. Presiden Susilo Bambang Yudoyono di desak untuk segera turun tangan dalam menangani permasalahan agar cepat terselesaikan.

Dana yang di keluarkan untuk SEA Games berkisar 3 triliun dan angka ini cukup besar. Kalau melihat jumlah itu, anggapan masyarakat terhadap persiapan pembangunan akan terselesaikan sebulan sebelum pelaksanaan ajang. Dan ini sangat memungkinkan yaitu dengan cara menambah tenaga kerja hingga mencapai jumlah maksimal. Agar penyelanggaraan olahraga yang menonjol berjalan dengan sempurna.

Untuk menjadi tuan rumah di kemudian hari agar mempunyai persiapan yang matang dan di rancang di jauh hari sebelumnya. Hal ini mudah-mudahan tidak terpengaruh terhadap para atlit kita dan Semoga ’skandal wisma atlit’ yang mengawali persiapan Sea Games, bulan November, bukan menjadi pertanda buruk bagi terselenggaranya event olahraga yang menonjolkan ’sportivitas’ dalam persaingan untuk menuju yang tercepat dan terkuat diantara atlit negara-negara Asean.

Indonesiaku Ibu Pertiwiku

Banyak sebenarnya yang tidak tau dimana letak negara terkaya di planet bumi. Ada yang mengatakan Amerika, dan ada juga yang mengatakan negara-negara timur tengah. Mereka pada kebingungan menyebutkan mana negara yang terkaya yang sebenarnya.

Tidak salah apabila orang mengatakan amerika negara yang terkaya dan mempunyai julukan negara super power serta mempunyai tingkat kemajuan tehnologi yang bisa disaingi oleh segelintir negara, contoh lain lagi negara-negara di timur tengah. Rata-rata negara yang di tutupi gurun pasir dan cuaca menyengat, itu mengandung barrel minyak yang siap untuk di olah. Negara itu semua tidak bisa menyaingi negara yang satu ini. Bahkan amerika, negara di timur tengah serta eropapun tidak bisa menyainginya. Dan inilah negara yang terkaya di planit bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya.

Pasti pembaca bertanya-tanya negara apa itu? Jawabnya adalah “Indonesia” (insiklopedia). Apakah penulis salah?. Penulis tegaskan bahwa negara itu yang terkaya di dunia. Mari kita uraikan beberapa kekayaan yang dimilikinya. Pertama: Negara ini mempunyai tambang emas terbesar dan kualitas terbaik sedunia, namanya PT Freeport . pertambangan ini menghasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. Kedua: Negara ini punya cadangan gas alam terbesar di dunia! tepatnya di Blok Natuna. Ketiga: Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia. Letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi. Keempat: Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain. Kelima: Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini. Negara ini sangat kaya sekali, tidak ada negara lain yang memilikinya. Dialah Indonesia. (wikipedia.com)

Sebuah cerita yang menggambarkan indonesia
Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia. Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, “Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?” “Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,” kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan Amazon. Tuhan melanjutkan, “Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet biru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang”.Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, “Lalu daerah apakah itu Tuhan?” “O, itu,” kata Tuhan, “itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.”Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, “Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua.Tuhan menjawab, itulah kelebihan Indonesia. (Drs. H. Inu Kencana Syafi’i M.Si.)
 
Copyright © 2012. Umar Faruq Blog - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger | Web Design